
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang terus berupaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja di daerah. Kali ini, BBPVP Semarang menggandeng UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Grobogan sebagai lokasi pelaksanaan (workplace) pelatihan berbasis Project Based Learning (PBL).
Program pelatihan dengan sub-kejuruan “Pengoperasian Tools Generative Artificial Intelligence untuk Konten Digital dan Bisnis” ini digelar pada tanggal 8 September 2025 hingga 6 Oktober 2025.
Langkah ini diambil sebagai respons strategis terhadap kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang kian masif. Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu mengaplikasikan tools generative AI untuk kebutuhan industri secara nyata.
Sebanyak 16 peserta terpilih mengikuti program intensif ini. Berbeda dengan pelatihan konvensional, metode Project Based Learning menuntut peserta untuk menghasilkan karya riil. Skema pelatihan dibagi menjadi dua tahap, yakni 20 hari pelatihan institusional di BLK Grobogan dan dilanjutkan dengan 20 hari On The Job Training (OJT).
Pada fase OJT, peserta akan diterjunkan langsung ke berbagai instansi serta Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Momen ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat selama pelatihan ke dalam ekosistem kerja yang sesungguhnya. Dan juga, setelah selesai OJT dilanjutkan dengan pelaksanaan Uji Kompetensi oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) BBPVP Semarang.
Sinergi ini dinilai memberikan keuntungan ganda. Bagi pihak industri, kehadiran peserta magang membawa pengetahuan baru terkait pemanfaatan teknologi AI yang dapat diterapkan untuk efisiensi bisnis. Sementara bagi peserta, pengalaman ini menjadi modal krusial untuk bersaing di pasar kerja digital yang semakin kompetitif.